Minggu, 11 November 2018

5 Jenis Kain yang Sering Dijadikan Bahan Batik

5 Jenis Kain yang Sering Dijadikan Bahan Batik

Print kain batik belakangan ini tengah ramai diminati banyak orang. Hal ini tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat terhadap fashion. Lebih dari itu pakaian batik ini juga menjadi andalan untuk dikenakan saat menghadiri acara-cara formal. Bahkan, kini batik juga cocok dikenakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari yang sifatnya non-formal.

Apabila dulu batik hanya diaplikasikan pada kemeja, kain jarik, atau kebaya, maka saat ini banyak ditemukan produk fashion yang mengusung motif batik. Mulai dari dress batik, celana batik, kaos batik, hingga tas batik. Inovasi-inovasi tersebut tentu saja membuat batik semakin eksis di dunia fashion.

Jenis Kain Batik

Akan tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua jenis kain dapat digunakan untuk membuat batik. Ya, pemilihan kain yang tepat dapat menghasilkan batik yang kualitasnya bagus. Namun jika kain yang dipilih bukan kain standart batik, maka memungkinkan hasilnya juga kurang bagus. Kendati demikian juga harus diperhatikan apakah batik yang akan dibuat tersebut merupakan batik tulis, cap atau print kain batik.

Lebih lengkapnya, berikut akan kami sampaikan informasi tentang jenis-jenis kain batik.

1. Kain Paris

Ciri khas dari jenis kain ini adalah teksturnya lembut dan terkesan jatuh. Kain paris ini memiliki bahan yang tipis namun serat kainnya cukup kuat. Seperti halnya jenis kain lainnya, kain ini juga mempunyai tingkatan-tingkatan kain yang menunjukkan kualitasnya.

2. Kain Sutera

Karakteristik kain ini adalah memiliki serat-serta yang lembut. Serat-serat ini berasal dari serat kepompong ulat sutera. Tidak heran jika selama ini kain sutera lekat dengan kain yang harganya mahal. Hal ini karena siapa pun yang mengenakan pakaian berbahan ini  pasti akan merasa nyaman. 

3. Kain Serat Nanas

Tekstur dari kain batik jenis ini bisa dibilang mirip dengan dobi. Secara tampilan akan terlihat sulur-sulur pada kain dan agak mengkilap. Kain serat nanas ini juga memiliki beberapa pilihan, mulai dari tingkatan yang paling halus dan lembut hingga tingkatan yang paling kasar. Hal ini dipengaruhi oleh bahan campuran yang digunakan untuk membuat kain.

4. Kain Mori

Kain mori merupakan kain tenun yang berwarna putih dan berbahan dasar kapas. Terdapat dua jenis kain mori yang biasanya dimanfaatkan sebagai kain batik. Pertama adalah kain mori yang sudah melalui proses bleaching atau pemutihan, dan yang kedua adalah kain mori blacu (belum diputihkan).

Kualitas kain mori sangat bagus jika dijadikan kain batik karena teksturnya sangat halus. Namun proses pembatikan yang dilakukan juga mempengaruhi kualitas batik tersebut.

5. Kain Katun

Kain katun menjadi salah satu jenis kain yang paling sering digunakan untuk membuat produk fashion apa pun, termasuk batik. Kain ini terbuat dari serat kapas. Karakteristik dari kain ini adalah memiliki kemampuan menyerap keringat dengan baik dan tahan terhadap panas. 

Demikianlah 5 jenis bahan yang paling sering digunakan untuk membuat print kain batik. Setiap jenisnya memiliki keunggulan masing-masing, jadi jika Anda ingin membuat batik print, pastikan untuk memilih jenis bahan sesuai kebutuhan ya. Selain itu juga pastikan untuk memilih jasa print kain terpercaya agar hasilnya memuaskan.

0 komentar:

Posting Komentar