Bisnis Era Milenial Untuk Generasi Milenial

Bisnis Era Milenial Untuk Generasi Milenial

Bisnis era milenial saat ini lebih banyak mendominasi karena lebih kreatif dan variatif. Generasi milenial yang merambah pada dunia bisnis saat ini mampu menjadikan bisnis yang dulunya terlihat biasa-biasa saja menjadi sebuah bisnis yang istimewa bahkan mendatangkan keuntungan yang berlimpah untuk saat ini.

Banyak bisnis mulai dari bisnis kecil hingga bisnis besar saat ini dipegang oleh generasi milenial. Hal itu dikarenakan generasi milenial lebih suka bebas, lebih aktif, tidak terkekang dan kreatif sehingga mereka mampu mengekspresikan diri mereka salah satunya adalah lewat bisnis.

Selain itu, generasi milenial juga memiliki pola komunikasi yang lebih terbuka dan sangat bergantung pada teknologi. Hal ini disebabkan karena generasi milenial ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih. Untuk itu, jika kamu termasuk kedalam generasi milenial dan ingin memulai sebuah bisnis.

Berikut rekomendasi bisnis era milenial yang mungkin bisa kamu jadikan referensi untuk kamu ikuti:

1. Bisnis Makanan Dan Minuman Unik

Bisnis kuliner memang sangat digemari oleh siapa saja, bahkan tanpa batasan usia. Mulai dari anak-anak hingga orang tua pasti menyukai bisnis yang satu ini. Itulah sebabnya bisnis dibidang kuliner termasuk salah satu bisnis yang sangat menjanjikan.

Namun, generasi milenial mampu mengubah bisnis kuliner yang terlihat biasa saja ini. Mereka berhasil mengubah bisnis kuliner menjadi suatu yang lebih berkesan di hati para pelanggan.

Maka tidak heran generasi milenial adalah generasi yang kreatif, mereka mampu menjual makanan atau minuman dengan tampilan visual yang aneh-aneh atau lucu-lucu untuk menarik minat pelanggan.

Contohnya adalah bakpau, daripada membuat bakpau dengan bentuk yang biasa dijual pada umumnya, generasi milenial mampu mengubah tampilan bakpau menjadi karakter wajah kartun yang lucu sehingga dapat menarik minat pelanggan untuk mencicipinya.

Tak hanya tampilannya saja, bahkan nama yang mereka gunakan untuk makanan atau minuman tersebut juga kreatif.

2. Membuka Kafe Sebagai Tempat Nongkrong

Tak dipungkiri lagi, masyarat Indonesia sangat suka duduk berkumpul sambil mengobrol menghabiskan waktu bersama. Hal ini yang menjadi dasar ide bagi generasi milenial untuk menbuka usaha kafe sebagai tempat nongkrong.

Namun, lagi-lagi bukan hanya sekedar kafe biasa. Suasana dan dekorasi kafe juga patut untuk dipertimbangkan. Tentukan terlebih dahulu tema seperti apa yang akan kamu pakai untuk kafemu.

Generasi milenial yang sangat akrab dengan teknologi dan internet pastinya ingin tempat nongkrong unik yang bisa dijadikan sebagai tempat foto. Jadi, jika kafemu punya dekorasi yang oke banget, pasti banyak pengunjung yang akan mampir.

Selain dekorasi, harga juga menentukan lho. Pastikan kafemu menjual makanan dan minuman dengan harga standart anak-anak remaja supaya mereka mau kembali lagi ke kafemu.

Tak lupa, sediakan juga layanan internet di kafemu sebagai penunjang supaya kafemu selalu ramai.

3. Jasa Fotografi

Bisnis era milenial selanjutnya adalah jasa fotografi. Seiring dengan kepopuleran instagram sejak tahun 2011 silam membuat kebanyakan generasi milenial menjadi hobi fotografi. Bagi kalian yang hobi fotografi, kalian bisa membuka jasa fotografi baik untuk benda mati, hewan ataupun manusia.

Karena, saat ini fotografi telah berkembang menjadi sebuah gaya hidup, dimulai semenjak berkembangnya media sosial. Sejatinya, fotografi digunakan untuk mengabadikan momen-momen tertentu seperti ulang tahun, pernikahan, wisuda dan lain sebagainya.

4. Berjualan Online

Dengan adanya online shop di era milenial saat ini, aktivitas untuk berberlanja menjadi semakin mudah. Karena, hanya dengan berbekal handphone atau pc dan jaringan internet, kita sudah bisa berbelanja hanya dari rumah.

Itulah yang membuat online shop menjadi bisnis era milenial selanjutnya. Karena, sosial media seperti facebook atau instagram, atau marketplace seperti bukalapak atau tokopedia bisa kamu jadikan sebagai media untuk berjualan, dan Anda pun bisa membuat toko online sendiri.

Itulah 4 bisnis era milenial yang bisa kamu jadikan referensi jika ingin memulai sebuah bisnis. Pastikan kamu sudah melakukan riset terlebih dahulu terhadap bisnis yang akan kamu jalankan.

Jangan menjalankan atau memulai bisnis dengan sembarangan karena hal tersebut bisa mempengaruhi kelangsungan dari bisnismu sendiri, dan jangan takut untuk mengambil resiko. Selamat mencoba!

Bisnis Milenial Mandiri Aplikasi Jasa Penyedia Bahan Makanan Diet Dan Organik, Potensi Prospek Cerah

Bisnis Milenial Mandiri Aplikasi Jasa Penyedia Bahan Makanan Diet Dan Organik, Potensi Prospek Cerah

Bisnis milenial mandiri di era globalisasi ini semakin banyak bermunculan, karena di zaman ini kita dituntut harus serba cepat dan serba mudah, terutama untuk menyediakan segala kebutuhan manusia dari berbagai aspek.

Ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan startup yang menyediakan berbagai layanan yang menunjang kebutuhan hidup manusia, mulai dari layanan transportasi, kurir, pemesanan tiket hingga layanan aplikasi pencari jodoh semua tersedia dalam aplikasi yang disediakan.

Bisa dipastikan banyak pengguna gadget membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Nah terkait bisnis millenial mandiri, banyak peluang yang bisa digunakan oleh para milenial untuk bisa berwirausaha.

1. Membuat aplikasi layanan bahan makanan

Salah satunya adalah membuat startup dengan sebuah aplikasi yang menyediakan bahan makanan khusus pola makan sehat dan diet. Di dalam aplikasi tersebut akan menjadi sarana mudah konsumen untuk mencari bahan makanan apa saja yang dibutuhkan.

Dewasa ini, pola hidup sehat melalui makanan yang sehat dan organik mulai disadari oleh banyak orang, terutama bagi mereka yang merupakan seorang pebisnis atau mereka yang super sibuk hingga lupa untuk menjaga kesehatan tubuhya sendiri.

Dari sini, bisa menjadi latar belakang untuk membangun sebuah bisnis milenial mandiri dengan sebuah aplikasi. Dalam rancangannya, aplikasi ini tidak hanya berguna untuk memberikan informasi makanan pola hidup sehat dan diet.

2. Menghubungkan penjual bahan makanan dan pembeli

Namun juga dirancang untuk menghubungkan penjual bahan makanan organik dan bahan makanan diet yang tersedia di desa dengan konsumen yang ada di perkotaan atau siapapun yang menggunakan aplikasi tersebut.

Tentu saja, hal ini akan menjadi gebrakan tersendiri karena bisa saling menguntungkan, baik penyedia aplikasi, penyedia bahan makanan organik hingga pengguna aplikasi, karena masing-masing kebutuhannya akan terpenuhi dalam satu aplikasi tersebut.

3. Pentingnya melakukan promosi

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah promosi dan presentasi kepada target yang akan dituju untuk memperlancar kemajuan aplikasi yang dibangun. Sementara itu, perlu juga observasi mengenai target yang disasar dan produk yang akan ditawarkan.

4. Memastikan kualitas produk

Selain itu kita juga harus memastikan kualitas dari produk itu sendiri, seperti memberi kualifikasi dari penyedia bahan makanan sehat tersebut dan lain sebagainya. Hampir mirip seperti aplikasi marketplace dengan fitur rating dan testimony.

5. Aplikasi mudah digunakan

Selain itu, user experience dari aplikasi yang akan dikembangkan juga patut dipertimbangkan, karena akan mempengaruhi dari pengguna aplikasi tersebut. Kita harus membuat aplikasi yang mudah digunakan oleh orang awam sekalipun.

6. Sistem penjualan dan pembelian produk

Untuk persoalan in touch dari penjual kepada konsumen juga harus diperhitungkan secara matang sistemnya. Mengenai sistem ini bisa sesuai dengan kebutuhan pasar, apakah akan digunakan hanya sebagai marketplace.

Bisa juga aplikasi anda digunakan sebagai penyalur langsung dari produsen makanan organik ke konsumen. Namun dari segi itu kembali lagi kepada penyedia aplikasi, dan sesuai dengan target pasar dan juga kebutuhan dari konsumen itu sendiri.

7. Membuka lapangan kerja baru

Untuk pengembangan aplikasi ini, tentu akan membuat peluang bisnis milenial mandiri, selain itu juga lapangan pekerjaan baru akan terbuka, dan peluang anda untuk menjadi milenial yang mandiri juga akan semakin terbuka lebar.

Namun terkait masalah ide, bisnis milenial mandiri tidak hanya terbatas pada rancangan aplikasi di atas saja, tapi bisa juga dilakukan improvisasi terkait proses maupun produk yang ditawarkan.

8. Tambahkan terus ide baru di aplikasi

Anda bisa menambahkan ide lain terkait aplikasi tersebut. Seperti halnya Gojek yang terus menerus menambahkan fitur dan layanan baru. Fitur dan layanan tersebut bisa ditambahkan secara berkala dengan melakukan update aplikasi secara rutin.

Kesimpulannya, peluang bisnis milenial mandiri di bidang aplikasi menjadi ladang yang sangat menjanjikan bagi para milenial yang menginginkan berbisnis di masa mudanya. Selain itu juga berguna untuk mengasah insting berbisnis anda hingga ke depannya nanti.

Bisnis milenial mandiri di bidang aplikasi juga berpotensi memperluas jaringan hingga ke luar kota, bahkan skala nasional maupun internasional. Hal tersebut tak lepas dari jangkauan internet yang luas dan mampu menjangkau ke semua kalangan pengguna.

Selain itu, potensi pengembangan sayap ke bidang lainnya juga akan semakin terbuka, sesuai dengan potensi dari aplikasi yang anda kembangkan dan kesempatan dari kebutuhan pasar yang ada, selamat mencoba.

Bisnis Milenial Yang Patut Kamu Pertimbangkan di 2019

Bisnis Milenial Yang Patut Kamu Pertimbangkan di 2019

Secara harafiah generasi milenial adalah sebutan untuk generasi yang lahir pada tahun 1977 hingga 1995. Nah jika dihitung, pada 2019 ini usia mereka telah memasuki usia produktif untuk bekerja. Sejalan dengan karakter generasi ini yang suka menghasilkan karya – karya out of the box, berikut adalah bisnis milenial populer di tahun 2019.

1. Fotografi

Dewasa ini sulit untuk memisahkan kegiatan sehari – hari kita dari dunia fotografi. Untuk itu kebutuhan akan kualitas foto yang profesonal meningkat dengan pesat, hal tersebut sedikit banyak karena pengaruh sosial media. Di tahun 2019 bisnis milenial di bidang ini tak hanya didominasi oleh para fotografer profesional.

Mereka – mereka yang memiliki kemampuan misal dalam editing foto pun turut meraup keuntungan. Selain jasa foto dan editing, berkembang pula bisnis jualan preset maupun profil dari aplikasi – aplikasi pengelola foto baik Adobe Lightroom, VSCO maupun yang lainnya.

Satu lagi kamu termasuk penyuka fotografi dan terbilang kreatif kamu juga bisa mencoba menjual jasa untuk pembuatan katalog.

2. Desain Grafis

Berkembangnya sistem jual beli di dunia maya membuat kebutuhan akan desain grafis juga meningkat. Kondisi tersebut dipengaruhi karena persaingan antar brand yang berlomba – lomba untuk menarik perhatian. Jadi bisa dibilang desain grafis merupakan salah satu elemen penting bisnis milenial di tahun 2019 ini.

Jika kamu memiliki skill dibidang desain dan memiliki ide – ide kreatif yang tak tersalurkan, ada baiknya kamu mulai memasarkan desain kamu. Kamu tak perlu mengeluarkan modal, karena ada banyak platform yang siap membantumu menemukan klien.

3. Penanganan Sosial Media

Jasa penanganan sosial media adalah salah satu lini bisnis yang tak kalah potensial. Alasannya, para pemilik brand membutuhkan orang dengan ide – ide brilian untuk menyusun konten yang dapat menarik interaksi dari para calon konsumen.

Selain dengan cara organik, para pemilik brand biasanya berusaha melakukan lompatan baik dari sisi jangkauan maupun penjualan dengan menggunakan iklan berbayar pada sosial media. Nah untuk alasan tersebut para ahli di bidang jasa periklanan juga dibutuhkan untuk menunjang bisnis mereka.

4. Online Shop

Semakin hari bisnis di bidang ini semakin berkembang, persaingan yang ketat tak membuat para millenial patah semangat namun malah memunculkan terobosan-terobosan baru. Dukungan platform – platform jual beli yang mulai menjamur memudahkan mereka menjangkau para konsumen.

5. Youtuber

Jika kamu memiliki keahlian dalam bidang tertentu dan ingin berbagi kepada orang lain, cobalah untuk membangun sebuah chanel youtube. Konten – konten orisinil dan bermanfaat sangat dibutuhkan untuk bisa sukses dalam lini bisnis yang digemari para milenial ini.

6. Blogger

Sama seperti youtuber, kamu bisa mendapatkan penghasilan dari model bisnis ini. Namun memiliki keuntungan dengan banyaknya alternatif pendapatan karena sebagai blogger kamu tak perlu melulu bergantung pada Google Adsense. Kamu bisa mendapatkan uang dari model iklan pay per click, pay per impression, pay per lead, atau bahkan sistem endorsment layaknya para youtuber atau selebgram.

7. Kuliner Unik

Seperti penjelasan – penjelasan diatas, salah satu kelebihan yang dimiliki oleh para milenial adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang diluar perkiraan. Nah, dibidang inipun kreatifitas mereka telah terbukti. Secara perlahan mereka sukses menciptakan tren kuliner unik, dari mulai penamaan usaha, penamaan makanan dan variasi kuliner yang lebih luas.

Untuk kamu yang pandai dalam memasak, kamu bisa mencoba masuk dalam dunia bisnis ini. Kamu bisa mencoba membuat sesuatu yang baru dengan nama yang tak biasa untuk memancing rasa ingin tahu dari para calon konsumen.

8. Trading

10 tahun lalu jika kita berbicara tentang trading, maka yang terlintas di pikiran kita adalah Bursa Efek Jakarta yang diisi orang – orang super sibuk dengan setelan jas yang rapi. Namun kini dengan kecanggihan teknologi kamu juga bisa melakukannya dimana saja. Karena lini bisnis ini membutuhkan modal yang tak sedikit, kamu harus benar – benar memiliki analisa yang baik untuk masuk kedalam dunia trading.

Delapan contoh bisnis mileneal di tahun 2019 tersebut semoga dapat memberikan inspirasi bagimu. Pastikan kamu telah mengenali kekuatan dan kelemahan yang ada dalam dirimu sebelum terjun kedalam sebuah bisnis.

Chat Admin Via Whatsapp whatsapp